Anda tahu bahwa sebenarnya ada beberapa kategori saham, Saham apa yang anda inginkan??? Hal ini tergantung pada karakteristik anda sebagai investor atau dengan kata lain investor jenis apakah anda??? Suka bermain main dengan resiko (risk taker) atau cari aman saja (risk averter)? dengan mengetahuinya anda dapat menentukankategori saham yang akan dimasuki. Ini sangat penting untuk dipahami, jika tidak kerugian besar siap menanti.
Tipe tipe kategori saham tersebut adalah sebagai berikut :
BLUE CHIP STOCK
Blue Chip adalah saham perusahaan-perusahaan besar yang telah memiliki reputasi baik dan secara historis memiliki catatan pertumbuhan keuuntungan (profit growth) dari tahun ke tahun, serta konsisten memberikan dividen kepada pemegang saham. Perusahaan perusahaan ini dikelola dengan standar profesionalisme tinggi untuk menghasilkan produk dan jasa yang mempunyai kulaitas yang tinggi pula.
Harga pasar saham blue chip umumnya relatif “mahal”, tetapi tingkat imbal hasil (return) dalam bentuk deviden juga relatif besar. jenis saham ini aktif diperdagangkan di pasar modal. harganya relatif fluktuatif dan memiliki kapitalisasi yang cukup besar. Sahan blue chip ini cocok bagi investor yang risk aveter yang menginginkan kemanan modal dan return yang stabil.
GROWTH STOCK
Sebuah perusahaan yang menunjukan peningkatan laba yang lebih tinggi dari rata-rata industrinya disebut growth stock. Dalam menganalisis pertumbuhan perusahaan kita harus mampu “mengulas”laporan keuangan (finansial stetment) agar dapat meramalkan keuntungan dimasa mendatang jika memutuskan berinvestasi melalui sahamnya. Ketajaman menganalisis kecenderungan trend atas laba (earning) dan penjualan (seles) adalah kunci untuk menganalisa perusahaan yang sedang tumbuh berkembang. Selain itu juga bisa menilai kualitas manajemen perusahaan dalam mencapai tujuan sudah direncanakan.
Dengan menghitung pertumbuhan modal (equity) dan total aset tingkat pertumbuhan laba bersih dan deviden, serta rasio harga-laba (Price/earnin ratio), kita bisa melakukan analisa pertumbuhan yang diharapkan (expected growth) atas penjualan, biaya dan laba perusahaan dimasa mendatang.
Growth stock umumnya memiliki P/E ratio yang tinggi, namun deviden payout ratio rendah. Dari rumus P/E ratio = Current price/EPS, Karena saham ini mempunyai asumsi growth yang bagus maka investor berlomba lomba untuk memilkinya, sehingga akan menimbulkan supply and demand yang tinggi, hal ini akan mengangkat harga saham lebih mahal lagi. Akibatnya P/E ratio pun ikut tinggi. Ekspektasi pertumbuhan yang tinggi dari saham tersebut yang membuat rasio keuangannya juga “mahal” (over price). Saham jenis ini kurang cocok dengan tipe investor risk aveter, tingkat return yang diperoleh rendah karena overprice.
INCOME STOCK
Tipe income stock ini adalah tipe saham yang mengharpkan pada income stability dan minimum risk. saham jenis ini memberikan pendapatan (income) berupa deviden yang teratur dan nilainya cukup tinggi kepada pemegang sahamnya (shareholder). Income stock ini adalah saham yang dimiliki perusahaan yang telah mature. Hasil laba perusahaan tidak digunakan untuk ekspansi tetapi dibagikan kepada investor pemegang sahamnya.
Dari devinisi diatas semoga kita bisa menentukan pilihan saham mana yang cocok dengan gaya investasi kita, apakah tipe risk taker yang bisa memilih saham jenis growth stock, moderat/risk aveter bisa mengambi saham jenis Blue chip yang lebih stabil volatilitas harganya daripada gwoth stock serta memberikan return yang cukup tinggi, atau tipe devensif yang hanya menginginkan return dari deviden dengan volatilitas harga yang stabil.



bro bisa tolong dikasih contoh saham2 apa aja yg termasuk growth stock , income and blue stock ,, sebelomna trima kasih yah