Dalam melakukan investasi untuk memperoleh kesejahteraan financial tidak membutuhkan IQ yang tinggi baik dalam market ataupun dalam bisnis, akan tetapi lebih diutamakan disiplin, pengaturan pengeluaran, dan fokus pada tujuan jangka panjang. Pada masa krisis seperti sekarang ini menerapkan disiplin dan money management yang bagus merupakan seuatu keharusan agar bisa selamat dalam melewati krisis ini. Tentunya strategi dalam investasi juga harus diperhatikan.
“Om kasih tau dunk caranya cari doeit di saham….”
![]()
“Yaa Thole…. baca dulu yang ini ya…. moga Thole bisa investasi dengan bener…. “
![]()
“Iya Om… ini juga lagi baca…. “
–oOo–
Rahasia dibalik kesuksesan dalam strategi berinvestasi antara lain adalah sebagai berikut:
- Belilah saham yang mempunyai bisnis bagus yang dapat menghasilkan profit / keuntungan yang nyata, memiliki return on equity (ROE) yang atraktif, memiliki sedikit atau moderat debt to equity ratio (DER), mempunyai peningkatan profit margin, memiliki shareholder-friendly management dan memiliki franchise value.
- Dollar Cost Average untuk entry dan exit posisi, beli dan jual pada fixet rate. Hal ini untuk menghindari membeli pada puncak atau menjual pada bottom.
- Reinvestasi deviden, karena hal ini akan meningkatkan laverage program dollar cost average tanpa menggunakan hutang tetapi menggunakan deviden. Melakukan investasi ulang pada hasil deviden merupakan cara untuk meningkatkan asset secara compounding.
- Usahakan tetep menjaga agar biaya investasi yang dikeluarkan serendah mungkin. Pikirkan apakah tidak ada perbedaan antara earning 7% dan 8.25% pada uang anda? Pikir kembali…. Untuk investasi pada usia 25 tahun Rp. 5.000.000,- dengan harapan bisa menuai hasil pada usia 65 tahun. Pada tingkat return 7% akan memperoleh Rp. 998.175.000,-, Sedangkan pada tingkat return 8.25% akan menghasilkan Rp. 1.393.610.000,-, lebih besar sekitar 38,6% atau Rp. 385.435.000,-!!!
Dan akhirnya hal utama untuk membangun kesejahteraan investasi di bursa saham adalah membuat beck up atau cadangan cash dan pemasukan lain. Hal ini adalah salah satu hal penting untuk mengurangi resiko.
Dengan menerapkan beberapa hal pokok diatas, diharapkan investasi pada masa sulit sekarang ini akan dapat menuai hasil yang tetap maksimal dimasa yang akan datang dan kesuksesan hasil berinvestasi akan didapat di kemudian hari.



jadi sebaiknya kita investasi saham di saham yang memberi dividen?