<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>RoxaR Bullbear Corner</title>
	<atom:link href="http://roxar.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roxar.wordpress.com</link>
	<description>Value Investing and Stock Trading Corner</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Aug 2011 22:20:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='roxar.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>RoxaR Bullbear Corner</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://roxar.wordpress.com/osd.xml" title="RoxaR Bullbear Corner" />
	<atom:link rel='hub' href='http://roxar.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kriteria stock picking ala Christ tjandra PART 1</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/kriteria-stock-picking-ala-christ-tjandra-part-1/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/kriteria-stock-picking-ala-christ-tjandra-part-1/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 16:55:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fundamental Learning Center]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[stock picking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=507</guid>
		<description><![CDATA[Kontibusi bro Christ tjandra di forum JSX   Part 1 Dalam memutuskan akan memilih perusahaan apa yang mau kita beli untuk investasi, kurang lebih ada 2 cara yang menurut saya bagus : 1. Melihat di sekitar kita Misalnya ada perusahaan2 yang brand produknya sangat dekat dengan keseharian kita, lalu juga dekat dengan mayoritas konsumen. Maka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=507&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">Kontibusi bro Christ tjandra di forum JSX <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><strong>Part 1</strong></p>
<p>Dalam memutuskan akan memilih perusahaan apa yang mau kita beli untuk investasi, kurang lebih ada 2 cara yang menurut saya bagus :</p>
<p><strong>1. Melihat di sekitar kita</strong><br />
Misalnya ada perusahaan2 yang brand produknya sangat dekat dengan keseharian kita, lalu juga dekat dengan mayoritas konsumen. Maka bisa kita mulai untuk mengecek laporan keuangannya, apakah memang kinerjanya sebagus brandnya atau tidak.</p>
<p><strong>2. Stock Screening</strong><br />
Tak jauh berbeda sih di akhirnya, tapi dengan stock screening istilahnya kita mencari2 perusahaan yang kinerjanya bagus2, baru meneliti kandidat2 yang bagus itu lebih dalam lagi, dan akhirnya sampai pada suatu kesimpulan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span id="more-507"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"> </p>
<p>Dan yang akan saya share disini adalah metode kedua, yaitu stock screening. Alasannya, metode pertama pun pada akhirnya harus lari ke pengecekan laporan keuangan.</p>
<p>Dan Metode kedua ini mencakup dua unsur utama, yaitu pengecekan terhadap kondisi KUALITATIF &amp; KUANTITATIF perusahaan</p>
<p>Berikut kita akan bahas tentang poin kuantitatif terlebih dahulu, karena biasanya perusahaan dengan kualitas yang baik akan pergi ke angka2 yang baik. Meskipun angka2 bisa digoreng.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span style="color:red;">Poin pertama : LIQUIDITY</span><br />
Perlu saya tekankan terlebih dahulu, bahwa unsur likuiditas ini, istilahnya dilihat dari keadaan SEKARANG. Yang artinya, memang sih, bisa dicek hanya dengan melihat laporan keuangan tahun terakhir. Tapi saya tekankan, agar tak membuat keputusan sebelum mengecek unsur PERFORMANCE perusahaan, setidak2nya selama 8 &#8211; 10 tahun terakhir, yang baru akan saya tulis di part selanjutnya. Dan lagi pula, untuk jenis / bidang bisnis yang berbeda pun, maka tentunya toleransi angka yang diberikan akan berbeda2, maka dari itu pahami betul bisnisnya. Tapi yang saya berikan di bawah ini hanya sebatas takaran umum saya.</p>
<p>Oke, balik ke likuiditas,</p>
<p>Menurut saya, Likuiditas merupakan poin pertama (bukan utama) yang menunjukkan keadaan tubuh perusahaan, entah itu sehat atau tidak. Kalau diibaratkan dalam manusia, yah, seperti isi dompet dan deposito kita lah. apakah isi dompet dan deposito itu mampu membiayai kebutuhan sehari-hari kita. Kalau tidak, ya siap-siap saja merengek ke orang tua / mertua minta bail out. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>1. Cari DER (Debt to Equity Ratio) perusahaan yang &lt; 1</strong><br />
Alasannya, saya pribadi agak ketat kalau soal hutang, makanya saya ingin melihat hutang perusahaan yang lebih sedikit ketimbang modal perusahaan. Selain itu, makin kecil perbandingan hutang perusahaan ketimbang ekuitasnya, maka makin kuat juga kondisi finansial perusahaan itu (dalam takaran bila terjadi resesi atau bencana tak terduga)</p>
<p><strong>2. Cari Quick Ratio yang &gt; 0.8</strong><br />
Rumusnya : <strong>[cash &amp; cash equivalents + marketable securities (sering disebut short-term investment) + Account receivables ] / current liabilities</strong><br />
Bahasa Indonesianya kira : <strong>[kas&amp;setara kas + investasi jangka pendek + piutang] / kewajiban jangka pendek</strong></p>
<p>Ini kira2 seperti berapa uang di dompet dan ATM kita dibanding dengan pengeluaran kita selama setahun. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Alasan pakai Quick Ratio ? Sederhana, ratio ini secara otomatis mengeliminasi 1 unsur &#8216;pengecoh&#8217; dalam aset, yaitu INVENTORY/PERSEDIAAN. Mau persediaannya segede bagong, mau persediannya kecil, kita melihat takaran likuiditas diluar inventori. Bukan berarti kita melupakan keefektivitasan perusahaan dalam manajemen inventory, tapi ini hanya step awal, nanti di tahap selanjutnya akan kita lihat mengenai performance perusahaan yang berkaitan dengan inventory, dll</p>
<p>Beberapa orang ada yang berpendapat bahwa Quick Ratio yang terlalu tinggi tidak baik, karena berarti perusahaan tersebut menyimpan uangnya di bawah bantal melulu, &#8216;ngendon&#8217; melulu. Tapi terlalu dini untuk menyimpulkan hal pe&#8217;ngendonan&#8217; tersebut sebelum melihat unsur ROE dalam performance, yang akan saya bahas di part selanjutnya. Jadi sebagai langkah awal, carilah Quick Ratio yang tinggi dulu, baru setelah itu kita eliminasi perusahaan2 yang uangnya &#8216;ngendon&#8217;..  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>3. Receivables Turnover Ratio &gt; 6</strong><br />
Ini merupakan langkah lanjutan dari langkah nomor 2. Di Quick Ratio, kita harus memasukkan unsur piutang kedalamnya. Tapi ada masalah, bagaimana jika perusahaan tersebut ternyata gede di piutang doang, sedangkan piutangnya ternyata kebanyakan macet dan tak pernah dibayar2 ? Makanya kita harus melihat bagaimana kepiawaian perusahaan mengatur piutangnya</p>
<p>Rumus Receivables turnover ratio adalah : <strong>net annual sales / total receivables</strong><br />
Kira2 bahasa Indonya : p<strong>enjualan bersih / total piutang</strong></p>
<p>Kenapa &gt; 6 ?<br />
RTR = 6, misalnya, berarti bahwa perusahaan tersebut mendapatkan pembayaran piutangnya sebanyak 6 kali dalam setahun, yang berarti setiap 2 bulan sekali, piutangnya dibayarkan, dan uangnya dapat diputarkan kembali kedalam kegiatan perusahaan, sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik. Pandangan saya pribadi, 2 bulan sekali adalah masa waktu minimal untuk memutarkan uang piutang tersebut. Semakin besar angka RTR tentu semakin baik kinerja perusahaan dalam mengatur piutangnya.</p>
<p>4. Lihat proporsi Total Assets dibandingkan dengan Total Liabilities.<br />
Ingat, ratio2 yang kita pakai diatas hanya mencerminkan likuiditas jangka pendek. Bagaimana dengan melihat likuiditas jangka panjang ? Jawabannya adalah dengan melihat Total assets dibandingkan dengan Total Liabilitiesnya (kewajiban total). Lebih aman lagi, jika kita mengukur total assets dengan men&#8217;diskon&#8217; inventory dan piutang terlebih dahulu.</p>
<p>Sebagai gambaran, anggaplah asset suatu perusahaan tercantum sebagai berikut :<br />
Kas : 10 juta<br />
Persediaan : 5 juta<br />
Piutang : 6 juta<br />
Gedung2 &amp; mesin : 9 juta</p>
<p>Total kewajiban (jangka pendek &amp; panjang) : 20 juta</p>
<p>Dalam hal ini, piutang bisa saja tidak dibayar, persediaan bisa saja mengalami penyusutan, hilang, dan sebagainya, sedangkan gedung &amp; mesin bisa saja mengalami penyusutan. Maka dari itu, kita akan men&#8217;diskon&#8217; persediaan &amp; piutang terlebih dahulu. Kenapa kok gedung &amp; aset fisik lainnya tak didiskon ? pertimbangannya, yang paling riskan untuk berkurang nilainya adalah piutang &amp; persediaan, makanya kita tak mau terlalu sadis dulu untuk aset2 fisik.<br />
Misalnya, saya suka mendiskon masing2 25 % untuk persediaan dan piutang. Maka dari data diatas kita akan mendapat :</p>
<p>Kas : 10 juta<br />
Persediaan : 3 juta 750 ribu (setelah didiskon 25 %)<br />
Piutang : 4 juta 500 ribu (setelah didiskon 25% )<br />
Gedung2 &amp; mesin : 9 juta</p>
<p>Total kewajiban (jangka pendek &amp; panjang) : 20 juta</p>
<p>Maka jumlah aset(27 juta 250 ribu) dikurangi dengan total liabilities (20 juta) adalah 7 juta 250 ribu !! Bagus, masih bisa bayar hutang2nya nih..</p>
<p>Tapi ingat, kita tidak berhenti disini saja, normalnya, kita mencari yang total assets perusahaannya harus lebih dari total liabilities perusahaannya, tapi tentu saja ada yang sebaliknya. Nah untuk yang sebaliknya (liability &gt; assets), maka jangan sampai terlalu jauh selisihnya. Lalu, perhitungan ini kan juga belum memasukkan unsur kinerja / performance perusahaan ? Bisa saja meski total kewajibannya lebih besar sedikit dari total assetnya, namun ternyata kemampuan perusahaan untuk mendapat laba sangat bagus, sehingga berangsur-angsur dapat mengejar ketertinggalan itu.</p>
<p>Tapi saya pribadi sih, nggak suka dengan perusahaan yang utangnya lebih besar dari asset (dalam konteks total asset vs total liabilities ) Kembali lagi ke Anda2, seberapa ketatnyakah Anda ?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/507/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/507/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=507&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/kriteria-stock-picking-ala-christ-tjandra-part-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Analisis Fundamental Banking</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/analisis-fundamental-banking/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/analisis-fundamental-banking/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 16:21:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fundamental Learning Center]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/analisis-fundamental-banking/</guid>
		<description><![CDATA[Kontribusi dari bro bete_neeh di forum JSX Analisis FA Banking lebih mudah dibandingkan dengan sektor lainnya karena sektor ini memiliki aturan yang ketat dari regulator. Salah satunya dari Bank Indonesia. BI sudah menetapkan pengukuran kinerja laporan keuangan berdasarkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dengan menggunakan metode CAMEL (Capital, Assets, Management, Earnings,Liquidity). Nah, buat investor atau calon [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=505&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kontribusi dari bro bete_neeh di forum JSX <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>A</strong>nalisis FA Banking lebih mudah dibandingkan dengan sektor lainnya karena sektor ini memiliki aturan yang ketat dari regulator. Salah satunya dari Bank Indonesia. BI sudah menetapkan pengukuran kinerja laporan keuangan berdasarkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API) dengan menggunakan metode CAMEL (Capital, Assets, Management, Earnings,Liquidity). Nah, buat investor atau calon investor, metode ini benar2 harus diperhatikan untuk mengevaluasi serta mengekpektasikan kinerja keuangan perusahaan perbankan yang diincar atau yang sedang dimilikinya berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan per tahun atau per kuartal.</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p><span id="more-505"></span></p>
<p>Rasio yang cukup mudah dianalisis berdasarkan metode yang telah ditetapkan BI itu diantaranya adalah:</p>
<p><strong>1. CAR (Capital Adequancy Ratio)</strong>.<br />
CAR adalah rasio yang memperlihatkan seberapa besar jumlah seluruh aktiva bank yang mengandung resiko (kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain) ikut dibiayai dari modal sendiri disamping memperoleh dana-dana dari sumber-sumber diluar bank. Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut :</p>
<p>CAR = TotalATMR x 100% ModalBank</p>
<p><strong>2. Rasio Aktiva Tetap terhadap Modal (ATTM). </strong><br />
Rasio ini mengukur kemampuan manajemen bank dalam menentukan besarnya aktiva tetap dan inventaris yang dimiliki bank yang bersangkutan terhadap modal. Semakin tinggi rasio ini artinya modal yang dimiliki bank kurang mencukupi dalam menunjang aktiva tetap dan inventaris sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah akan semakin besar. Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut :</p>
<p>ATTM = Modal x 100% Aktiva Tetap dan Inventaris</p>
<p><strong>3. Rasio Aktiva Produktif Bermasalah (APB). </strong><br />
Rasio ini untuk menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktif bermasalah terhadap total aktiva produktif. Semakin tinggi rasio ini maka semakin buruk kualitas aktiva produktif yang menyebabkan PPAP yang tersedia semakin besar maka kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin besar. Aktiva produktif bermasalah adalah aktiva produtif dengan kualitas kurang lancar, diragukan dan macet. Rasio ini dapat dirumuskan sebagi berikut:</p>
<p>APB = Total aktiva produktif x 100% Aktiva produktif bermasalah<br />
<strong><br />
4. NPL (Non Performing Loan). </strong><br />
Rasio ini menunjukan bahwa kemampuan manajemen bank dalam mengelola kredit bermasalah yang diberikan oleh bank. Sehingga semakin tinggi rasio ini maka akan semakin semakin buruk kualitas kredit bank yang menyebabkan jumlah kredit bermasalah semakin besar maka kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin besar. Kredit dalam hal ini adalah kredit yang diberikan kepada pihak ketiga tidak termasuk kredit kepada bank lain. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan dan macet. Rasio ini dapat dirumuskan sebagai berikut (SE BI No 3/30DPNP tgl 14 Desember 2001) :</p>
<p>NPL = Total kredit x 100%Kredit bermasalah</p>
<p><strong>5. Rasio PPAPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif terhadap Aktiva Produktif). </strong><br />
Rasio PPAP menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam menjaga kualitas aktiva produktif sehingga jumlah PPAP dapat dikelola dengan baik. Semakin besar PPAP maka semakin buruk aktiva produktif bank yang bersangkutan sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin besar. Cakupan komponen aktiva produktif dan PPAP yang telah dibentuk sesuai dengan ketentuan Kualitas Aktiva Produktif yang berlaku. Rasio ini dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p>PPAP terhadap Aktiva Produktif = Total aktiva produktif x 100% PPAP yang telah dibentuk</p>
<p><strong>6. Rasio pemenuhan PPAP. </strong><br />
Rasio ini menunjukkan kemampuan manajemen bank dalam menentukan besarnya PPAP yang telah dibentuk terhadap PPAP yang wajib dibentuk. Semakin besar rasio ini maka kemungkinan bank dalam kondisi bermasalah semakin kecil karena semakin besar PPAP yang telah dibentuk dari PPAP yang wajib dibentuk. Penghitungan PPAP yang wajib dibentuk sesuai dengan ketentuan Kualitas Aktiva Produktif yang berlaku. Rasio ini dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p>Pemenuhan PPAP = PPAP wajib dibentuk x 100% PPAP yang telah dibentuk</p>
<p><strong>7. ROA (Return on Assets).</strong><br />
Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam memperoleh keuntungan (laba sebelum pajak) yang dihasilkan dari rata-rata total aset bank yang bersangkutan. Semakin besar ROA, semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin kecil. Laba sebelum pajak adalah laba bersih dari kegiatan operasional sebelum pajak. Sedangkan rata-rata total asset adalah rata-rata volume usaha atau aktiva. Rasio ini dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p>ROA = Rata &#8211; rata total asset x 100% Laba sebelum pajak</p>
<p><strong>8. ROE (Return on Equity). </strong><br />
Rasio ini digunakan untuk mengukur kinerja manajemen bank dalam mengelolah modal yang tersedia untuk menghasilkan laba setelah pajak. Semakin besar ROE, semakin besar pula tingkat keuntungan yang dicapai bank sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin kecil. Laba setelah pajak adalah laba bersih dari kegiatan operasional setelah dikurangi pajak sedangkan rata-rata total ekuitas adalah rata-rata modal inti yang dimiliki bank, perhitungan modal inti dilakukan berdasarkan ketentuan kewajiban modal minimum yang berlaku. Rasio ini<br />
dirumuskan sebagi berikut:</p>
<p>ROE = Rata &#8211; rata ekuitas x 100% Laba setelah pajak</p>
<p><strong>9. NIM (Net Interest Margin).</strong><br />
Rasio ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengelola aktiva produktifnya untuk menghasilkan pendapatan bunga bersih. Pendapatan bunga bersih diperoleh dari pendapatan bunga dikurangi beban bunga. Semakin besar rasio ini maka meningkatnya pendapatan bunga atas aktiva produktif yang dikelola bank sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin kecil. Rasio ini dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p>NIM = Aktiva produktif x 100% Pendapatan Bunga bersih</p>
<p><strong>10. BOPO (Rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional).</strong><br />
Rasio yang sering disebut rasio efisiensi ini digunakan untuk mengukur kemampuan manajemen bank dalam mengendalikan biaya operasional terhadap pendapatan operasional. Semakin kecil rasio ini berarti semakin efisien biaya operasional yang dikeluarkan bank yang bersangkutan sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah semakin kecil. Biaya operasional dihitung berdasarkan penjumlahan dari total beban bunga dan total beban operasional<br />
lainnya. Pendapatan operasional adalah penjumlahan dari total pendapatan bunga dan total pendapatan operasional lainnya. Rasio ini dirumuskan sebagai berikut:</p>
<p>BOPO = Pendapatan Operasional x 100% Biaya Operasional</p>
<p><strong>11. LDR (Loan to Deposit Ratio).</strong><br />
Rasio ini digunakan untuk menilai likuiditas suatu bank yang dengan cara membagi jumlah kredit yang diberikan oleh bank terhadap dana pihak ketiga. Semakin tinggi rasio ini, semakin rendahnya kemampuan likuiditas bank yang bersangkutan sehingga kemungkinan suatu bank dalam kondisi bermasalah akan semakin besar. Kredit yang diberikan tidak termasuk kredit kepada bank lain sedangkan untuk dana pihak ketiga adalah giro, tabungan, simpanan berjangka, sertifikat deposito. Rasio ini dapat dirumuskan sebagi berikut:</p>
<p>LDR = Total dana pihak ketiga x 100% Total kredit</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/505/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/505/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=505&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2009/02/13/analisis-fundamental-banking/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Coal Fundamental for Fundamentalist</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/12/10/coal-fundamental-for-fundamentalist/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/12/10/coal-fundamental-for-fundamentalist/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 14:24:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fundamental Learning Center]]></category>
		<category><![CDATA[batu bara]]></category>
		<category><![CDATA[coal]]></category>
		<category><![CDATA[fundamental]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=494</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah penjelasan fundamental untuk bisnis coal yang ditulis oleh bro weeshnoe salah satu rekan yang berkerja di bisnis tambang batu bara yang disampaikan dalam forum. Karena gw jg baru belajar soal saham, fundamental yang gw jelasin disini sedikit banyak lebih ke sisi operasional tambang batubara &#38; resiko2 biaya yang harus ditanggung dari sisi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=494&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Berikut ini adalah penjelasan fundamental untuk bisnis coal yang ditulis oleh bro <a href="http://www.kaskus.us/member.php?u=325480">weeshnoe</a> salah satu rekan yang berkerja di bisnis tambang batu bara yang disampaikan dalam forum.</p>
<p class="MsoNormal">
<blockquote>
<p class="MsoNormal">Karena gw jg baru belajar soal saham, fundamental yang gw jelasin disini sedikit banyak lebih ke sisi operasional tambang batubara &amp; resiko2 biaya yang harus ditanggung dari sisi operational cost nya.</p>
<p class="MsoNormal">Paling nggak hal ini bisa dipake untuk prediksi net income atau cash flow atau EPS dari perusahaan2 tambang batubara untuk para fundamentalist. Setidaknya bisa mengurangi resiko <strong>overvalue DCF</strong> atau <strong>overvalue EPS</strong> untuk perhitungan fundamentalnya.</p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span id="more-494"></span></p>
<p class="MsoNormal">Net Income atau Cash Flow perusahaan tambang sudah pasti sangat terkait dengan berapa besar production cost untuk setiap ton batubara nya dan sudah pasti berapa harga jual batubara di pasaran.</p>
<p>Karena harga batubara di pasaran sendiri sudah pasti tergantung supply &amp; demand, maka yang dijelaskan disini cuma dari sisi operational cost nya aja.</p>
<p><strong>1. Cadangan Batubara</strong></p>
<p>Tapi sebelum mulai ke operational cost, yang paling penting yang harus diperhatikan dalam fundamental adalah berapa besar cadangan batubara yang layak/ekonomis untuk ditambang dari perusahaan itu sendiri.</p>
<p>Nggak lucu kalo kita berharap banyak dan menghitung fundamental dari saham batubara sampai 10 thn ke depan misalnya padahal cadangan batubara nya sendiri akan habis ditambang dalam waktu 3 thn dengan produksi yang ada sekarang.</p>
<p>Cadangan yang ekonomis (<strong>marketable reserve</strong>) ini sendiri akan berubah2 sesuai dengan harga batubara di pasaran.</p>
<p>Buat ilustrasi: PT. A punya cadangan 500 juta ton dengan biaya $50/ton dan 1,000 juta ton dengan biaya $75 (karena sudah terlalu dalam). Maka dengan harga batubara $100/ton, bisa dibilang cadangan terbukti yang layak tambang dari PT. A adalah 1,500 juta ton dengan keuntungan terkecil $25/ton.</p>
<p>Tapi bila harga batubara di $40 maka cadangan terbukti PT. A tetap 1,500 juta ton tetapi bakal mengalami kerugian sebesar minimal $10/ton atau maksimal $60/ton.</p>
<p>Bisa jadi PT. A akan memilih untuk berhenti beroperasi pada kondisi seperti ini atau hanya akan menambang yang 500 juta ton dengan segala daya upaya menekan production cost (cadangannya tinggal 500 juta ton dengan resiko kerugian maksimal $10/ton x 500 juta ton).</p>
<p>Cadangan2 ini diluar urusan biaya juga akan berubah seiring waktu dengan terus dilakukannya operasi2 eksplorasi yang menemukan cadangan2 baru dan tentu saja operasional penambangan yang,kebalikannya, akan mengurangi cadangan.</p>
<p><strong>2. Operational Cost</strong></p>
<p>Operational cost dari tambang batubara sendiri akan sangat tergantung dari beberapa hal:</p>
<p><strong>a. Stripping Ration (SR)</strong></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"><br />
</span></p>
<p><a href="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/SR.jpg?t=1228905100"><img class="aligncenter size-large wp-image-128" title="coal1" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/SR.jpg?t=1228905100?w=500" alt="" width="500" height="375" /></a></p>
<p>Di foto bisa dilihat ada 3 anak panah yang menunjukkan 3 lapisan batubara (<strong>Coal Seam</strong>) diantara lapisan2 berwarna abu2 yang biasa disebut <strong>Overburden Seam</strong>. FYI aja, lapisan paling bawah di foto ini tebalnya sekitar 4-6 meter.</p>
<p>Dalam dunia tambang perbandingan tebal lapisan ini disebut sebagai Stripping Ratio. Secara mudah bisa dikatakan SR akan menentukan berapa banyak overburden yang harus &#8220;dikupas&#8221; untuk mendapatkan batubara.</p>
<p>Ilustrasi nya, dengan SR = 10, maka untuk mendapatkan setiap ton batubara harus mengupas sebesar 10 BCM (bank cubic meter = 1 m3) overburden.</p>
<p>Dengan SR = 15, overburden (OB) yang harus dikupas adalah 15m3 untuk mendapatkan 1 ton batubara.</p>
<p>Makin besar SR maka akan semakin besar biaya yang dikeluarkan untuk mengeluarkan 1 ton batubara karena harus membuang lebih banyak OB.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/OBMining.jpg?t=1228905099"><img class="aligncenter size-large wp-image-128" title="coal1" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/OBMining.jpg?t=1228905099?w=500" alt="" width="500" height="375" /></a><br />
Foto penambangan overburden</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/CoalMining.jpg?t=1228905099"><img class="aligncenter size-large wp-image-128" title="coal1" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/CoalMining.jpg?t=1228905099?w=500" alt="" width="500" height="375" /></a><br />
Foto penambangan batubara</p>
<p><strong>b. Biaya Bahan Bakar</strong></p>
<p>Di suatu tambang besar untuk setiap ton batubara dibutuhkan sekitar 10 liter &#8211; 15 liter bahan bakar solar. Dan secara absolut/total, biaya bahan bakar sendiri biasanya 40% &#8211; 60% dari biaya operasional suatu tambang.</p>
<p>Bro2 bisa menghitung sendiri nantinya efek kenaikan/penurunan harga bahan bakar terhadap keuntungan dari perusahaan tambang.</p>
<p>Hal ini tidak berbeda jauh dengan tambang2 jenis lain, kecuali underground mining, karena operasional pengambilan bahan tambang relatif sama.</p>
<p><strong>c. Biaya Maintenance = Harga Baja</strong></p>
<p>Secara umum, operasional tambang harus didukung oleh adanya alat2 berat. Dan lebih dari 75% biaya maintenance alat berat ini ada di pembelian spare part. Sedangkan harga spare part sendiri akan <strong>sangat tergantung</strong> dari harga pasaran baja.</p>
<p>Biaya maintenance bisa mencapai 20% &#8211; 25% dari biaya produksi.</p>
<p><strong>d. Biaya Proses</strong></p>
<p>Proses batubara sendiri sangat2 sederhana, sebelum dikapalkan batubara hanya perlu dihancurkan ke ukuran tertentu lalu dibersihkan (bila tercampur oleh OB) yang biayanya hanya 1% aja dari biaya produksi.</p>
<p><strong>e. Biaya Pengapalan</strong></p>
<p>Yang menjadi masalah besar bagi tambang2 yang berada jauh di tengah pulau adalah biaya pengapalan ini. Pembeli biasa &#8220;datang&#8221; dengan membawa kapal khusus pengangkut batubara, bagi tambang yang dekat dengan laut biaya pengapalan hanya sekitar 5% dari keseluruhan biaya operasional tetapi bagi yang jauh??masalah besar&#8230;.</p>
<p>untuk KPC yang jaraknya sekitar 10km dari pinggir laut, biaya pengapalan termasuk sangat murah karena dilakukan dengan konveyor/ban berjalan dan memakan tidak lebih dari 1% biaya produksi.</p>
<p>tapi bagi tambang tertentu yang bisa lebih dari 50km dari pantai, penggunaan konveyor akan menjadi sangat mahal dalam investasi nya dan biasanya mereka akan memilih menggunakan truk atau kereta api. Dengan moda seperti ini biaya pengapalan bisa menjadi 20% dari biaya produksi.</p>
<p><strong>3. Biaya non Operasional</strong></p>
<p>Di luar dari biaya operasional ada beberapa biaya2 besar lainnya yang harus diperhitungkan yang akan sangat mempengaruhi keuntungan dari tambang batubara yaitu:</p>
<p>a. Royalti sebesar 13.5% dari harga batubara<br />
b. Pajak penjualan 10% dari harga batubara<br />
c. Biaya reklamasi lahan (kadang2 sudah termasuk dalam biaya produksi)</p>
<p>Untuk bocoran aja di KPC sendiri biaya produksi per ton batubara sekitar $28 &#8211; $31 (udah termasuk royalti) pada bulan november &amp; desember (setelah harga minyak turun) dan sekitar $40 &#8211; $47 di bulan2 sebelumnya saat harga minyak lagi tinggi2nya.</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Berikut adalah komentar dari rekan <span style="color:#790619;">Adam Rajsha</span></p>
<blockquote>
<div>sekedar nambahkan, harga jual batubara juga sangat tergantung dari kandungan calorinya, ada kalori rendah dan kalori tinggi.</div>
<div>suatu lokasi tambang bisa saja hanya memiliki reserve berkalori rendah seperti umumnya di sumatra, atau seperti tambang asam- asam di kalimantan selatan.</div>
<div>mungkin info pada blog bisa diupdate/ditambahkan berkenaan dengan kandungan kalori pada deposit yg diproduksi di KPC saat ini, dan deposit yang akan dikembangan atau cadangan deposit (kalo ada).</div>
<div>salam,</div>
<div>AR</div>
</blockquote>
<div>Dari tanggapan dan pertanyaan tersebut, berikut adalah jawaban yang disampeikan oleh sodara weeshnoe kepada kami</div>
<div style="text-align:center;">&#8212;&#8211;</div>
<div style="text-align:left;">Kemarin gw lupa nerangin soal spec batubara yang mempengaruhi harga jual.</div>
<p>Harga batubara sendiri memang tergantung dari:</p>
<p>1. Calorific Value (Nilai Kalori)<br />
2. Sulfur Content (Kandungan Sulfur)<br />
3. Ash Content (Kandungan abu)<br />
4. Moisture Content (Kelembaban)<br />
5. dll</p>
<p>Mana yang paling mahal??biasanya yang calorific value nya paling tinggi &amp; sulfur content + moisture content paling rendah.</p>
<p>Mana yang paling dibutuhkan???semua dibutuhkan sehingga harga2 dari masing2 jenis bisa aja overlap.</p>
<p>Ilustrasi nya:</p>
<p>Batubara untuk pembangkit listrik tidak harus yang mengandung kalor paling tinggi karena hal ini tergantung desain dari boiler di pembangkit itu sendiri. Kalo desain boiler nya untuk batubara dengan nilai kalor A &amp; dikasih batubara dengan nilai kalor B, maka proses pendidihan air di dalam boiler tidak sempurna (terlalu panas atau terlalu dingin) dan akhirnya pembangkit bekerja tidak dalam kondisi optimal atau bahkan rusak.</p>
<p>Gw ga tau gimana model nya kalo di pabrik2 semen, tapi kalo untuk campuran baja sejauh yang gw tau yang dibutuhkan adalah batubara dengan kualitas terbaik untuk mendapatkan campuran Fe (besi) dan C (karbon/arang/batubara) yang homogen.</p>
<p>Di KPC sendiri ada 3 klasifikasi umum batubara:</p>
<div style="text-align:left;"><img class="aligncenter" title="Calorific Value" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/CalorificValue.jpg" alt="" width="476" height="270" /></div>
<div>Yang paling mahal ya yang namanya prima itu, pada puncaknya bisa sampe $150/ton. Tapi nggak jarang KPC mencampur2/blending jenis2 batubara sesuai dengan pesanan dari pembeli.</div>
<p>Reserve yang ada di KPC:</p>
<div><img class="aligncenter" title="reserve" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/Reserves.jpg" alt="" width="408" height="161" /></div>
<div>sayang nya data ini data 2005, untuk resmi di 2008 gw ga bisa keluarin disini tapi bisa dilihat di:</div>
<div><a href="http://www.reuters.com/article/rbssEnergyNews/idUSJAK13707120080609">http://www.reuters.com/article/rbssEnergyNews/idUSJAK13707120080609</a></div>
<div>seperti gw dah jelasin kemarin kalo kandungan ekonomis bisa berubah2 sesuai harga dan untuk kondisi sekarang, <strong>harga batubara termurah masih diatas biaya produksi</strong>, jadi bisa dianggap semua cadangan2 ini masih ekonomis.</div>
<p>Tinggal kita itung sisa nya aja dari cadangan ekonomis 2005 yang sudah ditambang kurang lebih 100 juta ton sampe di thn 2008 ini, artinya tinggal dikurangin aja angka di gambar sama 100 juta ton.</p>
<p>Tapi masih ada cadangan2 yang terindikasi yang besarnya milyaran ton. Yang dimaksud cadangan terindikasi ini sebenarnya cuma pengambilan data yang ketelitiannya masih rendah.</p>
<p>Makin tinggi ketelitian dan pada ketelitian tertentu cadangan terindikasi ini menjadi cadangan terbukti. Berapa % cadangan ekonomis dari yang terindikasi ini atau terbukti??semua nya tergantung dari konfigurasi batubaranya sendiri dalam tanah.</p>
<p>Nah yang penting dengan produksi sekarang yang kurang lebih 40 juta ton per tahun, KPC masih bisa bertahan sampe 25 tahun lebih, kecuali bila harga batubara menjadi lebih rendah dari biaya produksi sekarang&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p style="text-align:left;">Tambahan dari sodara speedy</p>
<p style="text-align:left;">kalo utk market lokal biasanya low calorie yg lebih laku (di kisaran 5300-5100 s/d 5800-5600) kalo market luar baru cari yg medium &#8211; high calorie di kisaran 6000 calorie up..</p>
<p>ini gue kasih gambaran standard specification utk coal&#8230; harga berpengaruh sekali terhadap besar kecilnya calorie.</p>
<p style="text-align:left;"><img class="aligncenter size-full wp-image-502" title="spekbatubara" src="http://roxar.files.wordpress.com/2008/12/spekbatubara.jpg?w=500&#038;h=367" alt="spekbatubara" width="500" height="367" /></p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<div><img class="aligncenter" title="Komo price" src="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/KomoPrice.jpg" alt="" width="503" height="252" /><a href="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/KomoPrice.jpg" target="_blank">link gambar</a></div>
<div>file aslinya:<br />
<a href="http://rapid*share.com/files/183673970/CommodityMarketsReview_January2009.pdf" target="_blank">http://rapid*share.com/files/1836739&#8230;anuary2009.pdf</a></div>
<p>Average price:</p>
<p>Year Coal Oil<br />
2006 $ 49 $ 64<br />
2007 $ 66 $ 71<br />
2008 $ 127 $ 97<br />
2009 $ 60 $ 45</p>
<p>actual harga batubara ada di <a href="http://www.globalcoal.com/" target="_blank">www.globalcoal.com</a> dan harga actual batubara sekarang di $81. Liatnya di index harga nya Newcstle port, ini harga patokan batubara nya Indonesia khususnya KPC/BUMI.</p>
<p>Thn 2009 itu perkiraan gw aja, harga rata2 coal 27% lebih tinggi dari harga oil.</p>
<p>Dengan biaya pembelian solar yang 40% &#8211; 60% dari biaya produksi batubara dan katakanlah 80% naik turunnya biaya produksi tergantung naik turunnya minyak. Atau dengan kata lain minyak naik 10% maka 80% dari biaya produksi ikut naik 10% dan sebaliknya.</p>
<p>Asumsi ini dasarnya dari harga solar udah jelas terpengaruh dari harga minyak, 20% &#8211; 40% komponen biaya produksi lain seperti gaji pegawe, biaya transportasi logistik operasional, harga bahan peledak, dll juga tergantung naik turunnya harga minyak.</p>
<p>Di thn 2006 &amp; 2007 harga batubara di bawah harga minyak, perusahaan batubara masih bisa untung apalagi di harga batubara sekarang yang rata2 27% lebih tinggi dari harga minyak.</p>
<p>tapi sekali lagi BUMI itu banyak faktor X nya&#8230;.</p>
<p>NB: ada yang lupa, solar industri yang dipake sama industri batubara di thn2 2006 &amp; 2007 masih disubsidi pemerintah&#8230;???</p>
<p>tinggal dapetin harga solar industri rata2 Indonesia dari thn 2006 &#8211; 2009 , maka keuntungan batubara gampang ngitungnya&#8230;</p>
<div style="text-align:center;">-oOo-</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/494/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/494/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=494&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/12/10/coal-fundamental-for-fundamentalist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/SR.jpg?t=1228905100?w=500" medium="image">
			<media:title type="html">coal1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/OBMining.jpg?t=1228905099?w=500" medium="image">
			<media:title type="html">coal1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/CoalMining.jpg?t=1228905099?w=500" medium="image">
			<media:title type="html">coal1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/CalorificValue.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Calorific Value</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/Reserves.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">reserve</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roxar.files.wordpress.com/2008/12/spekbatubara.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">spekbatubara</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i334.photobucket.com/albums/m416/weeshnoe/KomoPrice.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Komo price</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>7 Pertanyaan Yang akan Membantu Anda Untuk Memilih Saham Unggulan</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/12/09/7-pertanyaan-yang-akan-membantu-anda-untuk-memilih-saham-unggulan/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/12/09/7-pertanyaan-yang-akan-membantu-anda-untuk-memilih-saham-unggulan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 15:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<category><![CDATA[memilih saham unggulan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membangun portofolio, terdapat tujuh macam pertanyaan mendasar yang harus ditanyakan setiap investor. Hal ini berkaitan dengan tingkat kesuksensan dalam melakukan investasi dalam dunia saham. &#8211;oOo&#8211; Beberapa pertanyaan yang harus anda tanyakan adalah sebagai berikut: 1. Apakah sumber dari cash flow perusahaan? John Bull William menjelaskan bahwa nilai dari setiap asset adalah net present value [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=490&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><strong>K</strong>etika membangun portofolio, terdapat tujuh macam pertanyaan mendasar yang harus ditanyakan setiap investor. Hal ini berkaitan dengan tingkat kesuksensan dalam melakukan investasi dalam dunia saham.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span lang="IN"> &#8211;oOo&#8211;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span lang="IN"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><span id="more-490"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Beberapa pertanyaan yang harus anda tanyakan adalah sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span lang="IN"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span></strong><!--[endif]--><strong><span lang="IN">Apakah sumber dari cash flow perusahaan?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">John Bull William menjelaskan bahwa nilai dari setiap asset adalah net present value dari disounted cash flow. Sebelum investor memulai untuk menilai sebuah bisnis, dia harus mengetahui apakah yang menggenerate cash. Penting untuk lebih spesifik dan mengindari membuat asusmsi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:9pt;text-align:justify;text-indent:-9pt;"><!--[if !supportLists]--><strong><span lang="IN"><span>2.</span></span></strong><!--[endif]--><strong><span lang="IN"> Berapa banyak cash yang bisa dihasilkan oleh bisnis tersebut dan kapan?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Investor harus mencari tahu dan mengidentifikasi sumber cash dari bisnis tersebut. Dia harus mengestimasi jumlah dan timing dari cash flow. Sebuah perusahaan yang dapat menghasilkan $1.000 hari ini mungkin akan lebih berharga daripada perusahaan yang dapat menghasilkan $30.000 pada 50 tahun yang akan dating, karena <em>time value of money.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">3. Apakah cash flow sustainable?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Sejaarah panjang perusahaan dalam menghasilkan profit mengindikasikan kepada investor dan analis untuk mempercayai bahwa bisnis tersebut akan selalu solid. Salah satu cara untuk mengevaluasi <em>cash flow</em> yang sustainable adalah melihat kekuatan perusahaan dalam mengendalikan bisnisnya dan menguasai bisnisnya disbanding perusahaan lain dalam bisnis yang sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">4. Berapa besar capital yang dibutuhkan dalam bisnis tersebut untuk beropreasi?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Beberapa bisnis membutuhkan capital lebih banyak untuk menghasilkan setiap dollar profit dibandingkan yang lainnya. Sebagai contoh; sebuah perusahaan tambang membutuhkan investasi yang besar untuk property, equipment, untuk menghasilkan komoditas tambang. Sebuah perusahaan periklanan, pada sisi lain membutuhkan sedikit capital expenditure untuk menjalankan bisnisnya. Semakin sedikit capital yang dibutuhkan untuk mengoprasikan sebuah bisnis lebih atraktif dibandingkan sebaliknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">5. Apakah management memiliki orientasi shareholder-friendly?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Langkah dari management yang lebih memihak pada kepentingan pemegang saham adalah salah satu determinasi kualitatif dari sukses sebuah bisnis. CEO yang selalu melakukan <em>share repurchase</em> ketika saham perushaan jatuh akan lebih dapat menghasilkan value dibandikngan melakukan akuisisi bisnis lain dan ekspansi holding perusahaan tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">6. Apakah aksi management konsisten dengan apa yang disampaikannya pada paparan public?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Management yang melakukan langkah langkah penurunan hutang/debt pada tiga laporan tahunan terakhir adalah lebih penting daripada mereka melakukan beberapa akuisisi dan memualai bisnis baru, mereka tidak sabar dalam mengelola bisnisnya dan kemungkinan untuk melakukan kecerobohan atas resiko financial lebih besar. Sebagai owner dari bisnis yang anda miliki, anda hanya ingin melakukan partnership dengan mereka yang melakukan aksi sesusai dengan apa yang mereka janjikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">7. Apakah harganya atraktif?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Harga adalah <em>absolute determinan</em> dari <em>return</em>. Seorang investor yang disiplin akan membeli perusahaan ABCD pada harga Rp.1.000 bukan Rp.1.500 per lembar. <em>Earning yield</em> sebesar 25%. Pada masa bullish banyak saham perusahaan yang dijual pada level diatas Rp 10.000 yang menjadikan earning yield hanya 2.5% sangat kecil dari tingkat risk-free di Indonesia. </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/490/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/490/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=490&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/12/09/7-pertanyaan-yang-akan-membantu-anda-untuk-memilih-saham-unggulan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rahasia “Making Money” di Bursa Saham</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/11/19/rahasia-%e2%80%9cmaking-money%e2%80%9d-di-bursa-saham/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/11/19/rahasia-%e2%80%9cmaking-money%e2%80%9d-di-bursa-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2008 17:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[Dalam melakukan investasi untuk memperoleh kesejahteraan financial tidak membutuhkan IQ yang tinggi baik dalam market ataupun dalam bisnis, akan tetapi lebih diutamakan disiplin, pengaturan pengeluaran, dan fokus pada tujuan jangka panjang. Pada masa krisis seperti sekarang ini menerapkan disiplin dan money management yang bagus merupakan seuatu keharusan agar bisa selamat dalam melewati krisis ini. Tentunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=484&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><strong><a href="http://roxar.files.wordpress.com/2008/11/investing.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-485" style="margin:2px 5px;" title="investasi" src="http://roxar.files.wordpress.com/2008/11/investing.jpg?w=128&#038;h=90" alt="investasi" width="128" height="90" /></a>D</strong>alam melakukan investasi untuk memperoleh kesejahteraan financial tidak membutuhkan IQ yang tinggi baik dalam market ataupun dalam bisnis, akan tetapi lebih diutamakan disiplin, pengaturan pengeluaran, dan fokus pada tujuan jangka panjang. Pada masa krisis seperti sekarang ini menerapkan disiplin dan money management yang bagus merupakan seuatu keharusan agar bisa selamat dalam melewati krisis ini. Tentunya strategi dalam investasi juga harus diperhatikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="IN">“Om kasih tau dunk caranya cari doeit di saham&#8230;.” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:maroon;" lang="IN">“Yaa Thole&#8230;. baca dulu yang ini ya&#8230;. moga Thole bisa investasi dengan bener&#8230;. “ <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="IN">“Iya Om&#8230; ini juga lagi baca&#8230;. “</span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;"><span lang="IN">&#8211;oOo&#8211;<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span id="more-484"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Rahasia dibalik kesuksesan dalam strategi berinvestasi antara lain adalah sebagai berikut:</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Belilah      saham yang mempunyai bisnis bagus yang dapat menghasilkan profit /      keuntungan yang nyata, memiliki <em>return      on equity</em> (ROE) yang atraktif, memiliki sedikit atau moderat <em>debt to equity ratio</em> (DER),      mempunyai peningkatan profit margin, memiliki <em>shareholder-friendly management</em> dan memiliki <em>franchise value</em>.</span></li>
<li class="MsoNormal"><a href="http://roxar.wordpress.com/2008/10/27/dollar-cost-average-strategi-menghadapi-bear-market/" target="_self"><em><span lang="IN">Dollar Cost Average</span></em></a><span lang="IN"> untuk entry dan exit posisi, beli dan jual      pada <em>fixet rate</em>. Hal ini untuk      menghindari membeli pada puncak atau menjual pada bottom.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Reinvestasi      deviden, karena hal ini akan meningkatkan laverage program <em>dollar cost average</em> tanpa      menggunakan hutang tetapi menggunakan deviden. Melakukan investasi ulang      pada hasil deviden merupakan cara untuk meningkatkan asset secara      compounding.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Usahakan      tetep menjaga agar biaya investasi yang dikeluarkan serendah mungkin.      Pikirkan apakah tidak ada perbedaan antara earning 7% dan 8.25% pada uang      anda? Pikir kembali…. Untuk investasi pada usia 25 tahun Rp. 5.000.000,-      dengan harapan bisa menuai hasil pada usia 65 tahun. Pada tingkat return      7% akan memperoleh Rp. 998.175.000,-, Sedangkan pada tingkat return 8.25%      akan menghasilkan Rp. 1.393.610.000,-, lebih besar sekitar 38,6% atau Rp.      385.435.000,-!!!</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Dan akhirnya hal utama untuk membangun kesejahteraan investasi di bursa saham adalah membuat beck up atau cadangan cash dan pemasukan lain. Hal ini adalah salah satu hal penting untuk mengurangi resiko. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Dengan menerapkan beberapa hal pokok diatas, diharapkan investasi pada masa sulit sekarang ini akan dapat menuai hasil yang tetap maksimal dimasa yang akan datang dan kesuksesan hasil berinvestasi akan didapat di kemudian hari.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/484/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/484/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=484&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/11/19/rahasia-%e2%80%9cmaking-money%e2%80%9d-di-bursa-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://roxar.files.wordpress.com/2008/11/investing.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">investasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kesalahan yang Harus Dihindari dalam Investasi</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/11/08/kesalahan-yang-harus-dihindari-dalam-investasi/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/11/08/kesalahan-yang-harus-dihindari-dalam-investasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Nov 2008 16:39:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<category><![CDATA[kesalahan investasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Kunci utama untuk membangun kesuksesan dalam investasi adalah bukan terletak pada keputusan brilian dalam menempatkan posisi assetnya, akan tetapi lebih kepada menghindari banyak kesalahan fatal. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa kesalahan yang umum terjadi setiap hari. “Om kok banyak investor salah dalam melakukan investasi kenapa ya&#8230;.???” ”Karena biasanya investor mempunyai ekspektasi terhadap saham tertentu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=459&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong>K</strong>unci utama untuk membangun kesuksesan dalam investasi adalah bukan terletak pada keputusan brilian dalam menempatkan posisi assetnya, akan tetapi lebih kepada menghindari banyak kesalahan fatal. Dalam artikel ini akan dibahas beberapa kesalahan yang umum terjadi setiap hari.</p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="SV">“Om kok banyak investor salah dalam melakukan investasi kenapa ya&#8230;.???”  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' />  </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:maroon;" lang="SV"> ”Karena biasanya investor mempunyai ekspektasi terhadap saham tertentu secara berlebihan Thole&#8230;.. makanya mereka mau membayar mahal untuk ekspektasi semu tersebut.”  <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="SV"> ”Ooo&#8230; Pantes mereka berani beli saham yang harganya lebih mahal dari harga wajarnya&#8230;”</span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;"><span id="more-459"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Terlalu Over dalam membayar investasinya</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>Harga yang anda bayarkan untuk investasi berkorelasi dengan tingkat return yang anda akan dapatkan. Seorang investor seharusnya jangan pernah bertanya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;">“ Apakah saham perusahaan ABCD adalah investasi bagus”</span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV">Tetapi seharusnya investor tersebut bertanya :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="SV">” Apakah saham perusahaan ABCD adalah investasi bagus pada harga saat ini.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="SV"><br />
</span></p></blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="SV"> </span></p>
<p style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Terlalau Over dalam membayar servis investasinya.</strong><br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></p>
<p style="text-align:justify;">Hindari biaya yang terlalu mahal untuk servis dalam investasi, dalam hal ini adalah biaya untuk membayar broker berupa komisi. Carilah broker yang bisa memberikan komisi diskon kepada anda, untuk menghindari biaya yang dikeluarkan terlalu banyak, sebisa mungkin meminimalisasi dalam melakukan trading, karena semakin sering anda trading maka anda akan semakin banyak menyumbang kemakmuran bagi broker anda.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="margin-left:.5in;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>3.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Extrapolasi Current-Year Earnings kedalam Future Periods untuk mendeterminasi <span> </span>Value</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Benjamin Graham memperingatkan bahwa untuk mencapai sukses dalam investasi jangan membayar terlalu over untuk perusahaan yang bagus karena perolehan earning pada periode tertentu yang naik signifikan, hal ini untuk menghidari adanya economic bubble atau kenaikan earning signifikan sesaat saja, lebih baik lakukan perhitungan dengan average earing pada periode terdahulu untuk estimasi earing dimasa mendatang.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:-.25in;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>Lakukan DCA untuk kesalahan timing dalam membeli saham</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span> </span><br />
Kesalahan yang sering dilakukan investor adalah melakukan market timing, hal ini yang sering dialamai investor sehingga kerugian besar yang diperoleh, untuk menghindari kesalah timing tersebut, lakukanlah metode averaging <a title="DCA" href="http://roxar.wordpress.com/2008/10/27/dollar-cost-average-strategi-menghadapi-bear-market/" target="_blank">DCA</a>, dengan metode ini investor tidak perlu disusahkan oleh hiruk pikuk naik turunya harga setiap saat, sehingga investor bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat dan kesalahan entry pun akan secara otomatis terhindarkan, sehingga efisiensi investasi bisa dimaksimalkan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<blockquote>
<p style="text-align:right;"><strong>The punches you miss are the ones that wear you out.<br />
—Boxing trainer Angelo Dundee</strong></p></blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:right;">
</blockquote>
<p style="text-align:right;"><strong><br />
</strong></p>
<p><img src="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" alt="learning" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/459/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/459/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=459&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/11/08/kesalahan-yang-harus-dihindari-dalam-investasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" medium="image">
			<media:title type="html">learning</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa yang Harus Dilakuakan Value Investor Untuk Memilih Saham?</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/10/28/apa-yang-harus-dilakuakan-value-investor-untuk-memilih-saham/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/10/28/apa-yang-harus-dilakuakan-value-investor-untuk-memilih-saham/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Oct 2008 16:33:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[saham]]></category>
		<category><![CDATA[value Investor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=426</guid>
		<description><![CDATA[Faktor apa sajakah yang melatarbelakangi melakukan valuasi suatu saham? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mungkin kita harus definisikan terlebih dahulu mengenai value investing. “Om makin hari harga saham kok makin turun nich, berarti makin value donk ya untuk dibeli” “Ya Thole&#8230;. saat yang tepat buat membeli dan memilih harga yang tepat di saat market discount” “Iya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=426&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">F</span></strong><span lang="IN">aktor apa sajakah yang melatarbelakangi melakukan valuasi suatu saham? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, mungkin kita harus definisikan terlebih dahulu mengenai value investing.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="IN">“Om makin hari harga saham kok makin turun nich, berarti makin value donk ya untuk dibeli”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:maroon;" lang="IN">“Ya Thole&#8230;. saat yang tepat buat membeli dan memilih harga yang tepat di saat market discount”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:blue;" lang="IN">“Iya Om&#8230;. Thole mau mulai beli ah&#8230;.” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Value investing dapat didefinisikan yaitu mencari saham yang dijual pada harga discount terhadap nilai intrinsiknya pada saat harga turun karena alasan tertentu yang tidak berhubungan dengan kinerja dan fundamental perusahaan saham tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> </span></p>
<p><span lang="IN">Benjamin Graham adalah orang yang memperkenalkan konsep value-investing untuk strategi memperoleh saham dengan fundamental kuat dan mempunyai nilai intrinsic yang tinggi yang dijual dengan harga yang murah.</span></p>
<h3 style="text-align:center;"><span style="font-weight:normal;" lang="IN">&#8211;oOo&#8211;</span></h3>
<p><span style="font-weight:normal;" lang="IN"><span id="more-426"></span><br />
</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span lang="IN">Margin of Safety </span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Dengan alasan inilah dia selalu memasukan margin of safety pada setiap perhitungan valuasi suatu saham dalam memperoleh nilai intrinsiknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Hal ini penting karena kunci sukses value investing adalah membeli pada harga yang tepat. Strategi Graham disebut discipline dalam hal memilih harga, dengan memasukan margin of safety.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Jika tidak dapat membeli saham pada harga yang sudah ditentukan maka dia akan melewatkan atau tidak membelinya.</span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span lang="IN">Financial Statistics </span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Beberapa study statistic financial value investor, secara historical atau kedepanya :</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">price to book ratios </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">price to sales ratios </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">price to earnings ratios </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">price to cash flow ratios </span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span lang="IN">Value investor juga akan melihat rasio saham tersebut dengan sectoral sebagai pembanding pada grup industri yang sama.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="IN">Untuk lebih jelas lagi, value investor tidak pernah mencari suatu perusahaan yang sedang dan ada kemungkinan bangkrut. Mereka mencari perusahaan yang memiliki kinerja bagus dan menjadi leading di market.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="IN">Salah satu jalan untuk memastikan sebuah perusaan dalam keadaan solid silahkan cek rasio financial dibawah ini.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<h3 style="text-align:justify;"><span lang="IN">Debt Ratios </span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Lihatlah rasio Debt-nya (level Debt harus rendah) dan memiliki cash flow yang bagus. Perusahaan yang mempu memanage dept dan cash flow yang bagus adalah lebih berharga untuk lebih dipahami lebih jauh oleh value investor.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span lang="IN">Bagaimana sebuah perusaan yang bagus menjadi value stock? Beberapa hal bisa terjadi</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Perusahaan tersebut<span> </span>mungkin tidak memiliki produk yang      mewah. Beberapa produk tidak begitu diperhatikan oleh public. Beberapa      produk yang kurang dapat perhatian umum tetapi harus tetap diproduksi. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Prospek growth untuk saham mungkin      tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan kesempatan yang ada dalam market.      Sejak dot.com buble di akhir 1990an, hampir beberapa saham yang tidak      mempunyai teknologi tinggi menjadi menjadi value stock dibandingakan saham      dot.com tersebut.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Jika saham dijual “recehan”, beberapa      investor berfikir bahwa saham tersebut memiliki sesuatu yang salah dengan      perusahaannya. Hal ini tidak rasional akan tetetapi hal ini nyata terjadi. </span></li>
</ul>
<h3 style="text-align:justify;"><span lang="IN">Kesimpulan</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Sukses dalam value investing terletak pada cara identifikasi saham yang diperdagangkan dibawah<span> </span>nilai intrinsic dari perusahaan saham tersebut dan membeli dengan menggunakan <em>margin of safety</em> pada kasus ini akan mendapatkan harga yang tetap dan menguragi resiko yang ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="IN"><br />
</span></p>
<p><img src="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" alt="learning" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/426/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/426/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=426&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/10/28/apa-yang-harus-dilakuakan-value-investor-untuk-memilih-saham/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" medium="image">
			<media:title type="html">learning</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dollar Cost Average &#8211; Strategi Menghadapi Bear Market</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/10/27/dollar-cost-average-strategi-menghadapi-bear-market/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/10/27/dollar-cost-average-strategi-menghadapi-bear-market/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 15:46:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[Dollar Cost Average]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[“Wah market kok turun terus ya Om…. Bagaimana kita bisa tahu tandanya kalau sampe bottom, kapan investasinya kalau gini??” ”Ya masuk average saja Thole…. pake DCA biar ga nyangkut dipohon kelapa” “Layang layang kali nyangkut di pohon…. “ “Hussst…..” Mungkin penggalan kalimat ini sering dihadapi dimasa bearish berat seperti sekarang ini, Market bergerak turun tajam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=400&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><strong><span style="color:blue;">“</span></strong><span style="color:blue;">W</span><span style="color:blue;">ah market kok turun terus ya Om…. Bagaimana kita bisa tahu tandanya kalau sampe bottom, kapan investasinya kalau gini??”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:maroon;">”Ya masuk average saja Thole…. pake DCA biar ga nyangkut dipohon kelapa”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:blue;">“Layang layang kali nyangkut di pohon….</span><span style="color:blue;"> “ <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:maroon;">“Hussst…..”</span></p>
<p class="MsoNormal">
</blockquote>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><strong>M</strong>ungkin penggalan kalimat ini sering dihadapi dimasa bearish berat seperti sekarang ini, Market bergerak turun tajam karena tidak seimbangnya permintaan dan supply yang ada. Setiap hari sering dilihat saham saham selalu auto reject batas bawah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Strategi menggadapi market seperti ini tentunya dibutuhkan money management yang bagus agar meminimalisasi lost yang mungkin didapatkannya. Salah satu strategi yang cukup ampuh untuk berinvestasi di market seperti ini adalah dengan cara DCA (<em>Dollar Cost Average</em>).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span lang="IN">&#8211;oOo&#8211;</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span><span id="more-400"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> Dollar cost average adalah teknik yang digunakan untuk mereduksi resiko dalam berinvestasi dengan cara membeli saham atau instrument investasi menggunakan interval waktu dan jumlah dana yang tetap. Beberapa investor sukses telah membuktikannya dengan melakukan DCA dapat mengurangi resiko lost yang dihadapi dalam beinvestasi dalam jangka panjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">Dollar Cost Average: Apakah itu?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Dalam melakukan investasi, investor mengambil posisi dengan membeli instrumen investasi dengan jumlah dana yang sudah dintentukan besarnya dan mekalukan pembelian secara bertahap setiap periode tertentu untuk jangka waktu investasi yang panjang, Sehingga jika instrumen investasi tersebut turun membeli dengan jumlah dana yang sama akan didapatkan insturmen investasi tersebut yang semakin banyak. Dalam kondisi market yang sedang turun (<em>Bearish</em>) teknik ini dapat menghasilkan average mendekati bottom market. Sehingga resiko porensial lost yang didapat akan semakin kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><strong><span lang="IN">Rencana Untuk Melakukan Dollar Cost Average</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN">Untuk memulai rencana dollar cost average, ada beberapa hal yang harus dilakukan.</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Putuskan      secara tepat berapa dana yang anda alokasikan untuk investasi setiap      bulan. Pastikan bahwa dalam lakukan averaging anda melakukanya dengan      konsisten, jika dilakukan dengan tidak konsisten metode ini tidak akan      efisien.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Pilihlah      instrumen investasi atau saham yang anda ingin beli untuk jangka panjang,      paling tidak lima sampe sepuluh tahun.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span lang="IN">Pada      interval reguler (mingguan, bulanan, per quarter), Investasikan uang anda      pada instrumen investasi yang anda pilih, dalam hal ini pilih saham yang      sudah direncanakan sebelumnya. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span lang="IN"><strong>Contoh Untuk Rencana Dollar Cost Average</strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;"><span lang="IN">Misalkan anda memiliki dana Rp. 15.000.000,- Anda ingin menginvestasikan pada saham A. Pada Tanggal 1 Januari 2000. Ada dua cara yang bisa dilakukan, anda bisa menginvestasikan dana tersebut dengan lum sum method (beli dan hold dalam sekali transaksi), atau anda dapat melakukan rencana dollar cost average pada metode investasi anda. Misalkan ada akan melakukan investasi Rp1.250.000,- setiap quarter untuk tiga tahun. (Lihat tabel I)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;"><span lang="IN">Jika anda investasikan Rp 15.000.000,- pada saham A, pada tanggal 1 Januari 2002, anda akan dapat membeli 2644 saham pada harga Rp. 5.672. Dengan dollar cost average pada saham selama tiga tahun terakhir, anda akan memperoleh 7462 saham pada harga penutupan, Meskipun masih ada lost, saham A hanya butuh naik ke Rp.2.010,- untuk anda memperoleh BEP (<em>Break even point</em>), bukan Rp. 5.672,-, nilai yang diperoleh jika tidak menggunakan dollar cost average. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;"><span lang="IN">Untuk memperoleh BEP tanpa menggunakan dollar cost average dibutuhkan kenaikan sebesar Rp. 5.672,-. Dengan menggunakan dollar cost average, anda akan mendapatkan profit sebesar Rp. 2.732,- ketika harga saham A menyentuh level BEP tanpa dollar cost average. </span>(Rp 5.672,- harga jual – Rp. 2.010,- average cost = Rp 3.662,- profit x 7462 saham = Rp 27.325.844,- total profit).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;">
<p style="text-align:left;"><strong>Table 1: Saham A dengan Dollar Cost Averaging</strong></p>
<p style="text-align:center;">
<div>
<table class="MsoNormalTable" style="height:184px;" border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="576">
<tbody>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><em>Invest date</em></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><em>Amount</em></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><em>Price per share</em></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><em>Shares purchased</em></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Jan. 2000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp. 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 5672</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">220.4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Apr. 2000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 5419</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">230.7</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Jul. 2000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 3134</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">392.7</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Oct. 2000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 2260</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">533.1</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Jan. 2001</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 2210</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">565.0</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Apr. 2001</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1905</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">656.2</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Oct. 2001</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1813</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">689.5</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Jan. 2002</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1614</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">774.5</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Apr. 2002</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1458</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">857.3</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Jul. 2002</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 866</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">1443.4</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Oct. 2002</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1,250,000</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp 1164</p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">1073.9</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><strong>Total</strong></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp<strong> 15,000,</strong><strong>000</strong></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal">Rp<strong> 2010 avg.</strong></p>
</td>
<td style="padding:0;">
<p class="MsoNormal"><strong>7462.1 shares owned</strong></p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;"><span lang="IN">Dengan melakukan metode dollar cost average maka anda akan memperoleh tingkat resiko lost yang semakin kecil. Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan metode ini adalah disiplin dengan time interval yang ditentukan dan time frame investasi jangka panjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-top:12pt;text-align:justify;"><span lang="IN"><br />
</span></p>
<p><img src="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" alt="learrning" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/400/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/400/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=400&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/10/27/dollar-cost-average-strategi-menghadapi-bear-market/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cinta.kaskusradio.com/onion/smiley/ulangan.gif" medium="image">
			<media:title type="html">learrning</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harga Wajar Komoditas Minyak</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/10/18/harga-wajar-komoditas-minyak/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/10/18/harga-wajar-komoditas-minyak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Oct 2008 11:08:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Investasi dalam bursa saham]]></category>
		<category><![CDATA[Saham Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[komoditas]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=391</guid>
		<description><![CDATA[Komoditas bubble di tahun 2007 telah terkoreksi tajam dan harga minyak sekarang sudah kembali ke harga wajar 60-70 brl/usd, diperkirakan akhir tahun 2008 komoditas sudah pada bottom price line. Pada level ini harga komoditas diperkirakaan akan stabil dan kembali ke siklus berikutnya. “Minyak kok turun terus harganya ya Om…. Apa emang udah ga pada butuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=391&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>K</strong>omoditas bubble di tahun 2007 telah terkoreksi tajam dan harga minyak sekarang sudah kembali ke harga wajar 60-70 brl/usd, diperkirakan akhir tahun 2008 komoditas sudah pada <em>bottom price line</em>. Pada level ini harga komoditas diperkirakaan akan stabil dan kembali ke siklus berikutnya.</p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><span style="color:blue;">“Minyak kok turun terus harganya ya Om…. Apa emang udah ga pada butuh minyak ya???”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:maroon;"> “Minyak itu tetap dibutuhkan, Cuma kenaikan harga kemarin itu permainan spekulasi saja Thole…”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:blue;"> “ Spekulan kaya donk Om”</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:maroon;"> “ Ya iya lah masa ya iya Donk! ” <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
</span></p></blockquote>
<p style="text-align:center;" align="center">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p style="text-align:left;"><span id="more-391"></span></p>
<p style="text-align:left;">Berikut adalah chart weekly Minyak.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/daily_charts.php"><img class="aligncenter" title="Commodity Futures Charts" src="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_cb_z2009&amp;style=bar&amp;scheme=black&amp;dura=953&amp;end=20081018&amp;width=600&amp;sma1=28&amp;volbars=y&amp;ind1=macd&amp;ind1p1=26&amp;ind1p2=12&amp;ind1p3=9" border="0" alt="Commodity Futures Charts" width="502" height="350" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/daily_charts.php"><img class="aligncenter" title="Commodity Futures Charts" src="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_wi&amp;style=bar&amp;scheme=black&amp;dura=953&amp;width=600&amp;sma1=28&amp;volbars=y&amp;ind1=macd&amp;ind1p1=26&amp;ind1p2=12&amp;ind1p3=9" border="0" alt="Commodity Futures Charts" width="502" height="368" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/daily_charts.php"><img class="aligncenter" title="Commodity Futures Charts" src="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_lf&amp;style=bar&amp;scheme=black&amp;dura=953&amp;width=600&amp;sma1=28&amp;volbars=y&amp;ind1=macd&amp;ind1p1=26&amp;ind1p2=12&amp;ind1p3=9" border="0" alt="Commodity Futures Charts" width="502" height="369" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/daily_charts.php"><img class="aligncenter" title="Commodity Futures Charts" src="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_lo&amp;style=bar&amp;scheme=black&amp;dura=953&amp;width=600&amp;sma1=28&amp;volbars=y&amp;ind1=macd&amp;ind1p1=26&amp;ind1p2=12&amp;ind1p3=9" border="0" alt="Commodity Futures Charts" width="502" height="367" /></a></p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">Faktor fundamental yang mempengaruhi harga minyak seharusnya adalah faktor demand dan supply. Saat tahun 2005 harga minyak naik menjadi $60, hal ini wajar terjadi karena memang ketatnya permintaan dan supply yang ada. akan tetapi di tahun 2007 kenaikan melonjak menjadi $110 dan di tahun 2008 sempat mencapai $148. <span lang="SV">Hal ini bertentangan dengan bebera faktor fundamental yang ada, asumsinya sebagai berikut :</span></p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, pertumbuhan ekonomi dunia saat ini mengalami perlambatan yang signifikan. Pada tahun 2008 ini, perekonomian global diperkirakan akan mengalami penurunan yang diperlihatkan dari penurunan pertumbuhan ekonomi pada beberapa negara maju seperti di Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Jepang. Tahun 2008 ini pertumbuhan ekonomi dunia hanya akan berada di level 4,1%, lebih rendah dibandingkan tahun 2007 sebesar 5,0%. Sejalan dengan penurunan pertumbuhan ekonomi global, semestinya permintaan atas minyak menurun dan sesuai hukum pasar harganya justru bisa lebih rendah. Tetapi faktanya, harga minyak justru melambung.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, berdasarkan data the International Energy Agency (IEA) permintaan terhadap minyak mentah dunia pada kuartal pertama tahun 2008 ini mencapai sekitar 86,6 juta barel per hari (bph) dan rata-rata selama tahun 2008 diperkirakan mencapai 86,8 juta bph. Tingginya permintaan minyak mentah tersebut ternyata masih dapat diimbangi dengan pasokan yang mencapai 87,02 juta bph. Dengan konfigurasi seperti ini, sesungguhnya antara pasokan dan kebutuhan terjadi surplus, yang semestinya tidak ada alasan bila harga minyak mentah dunia melambung hingga menembus US$145 per barel.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal yang membuat harga melambung tinggi pada tahun 2008, adalah adanya aksi spekulasi terhadap harga minyak. Maka dalam waktu yang cepat terjadi koreksi dalam, karena penggunaan laverage dalam mendongkrak hagra minya dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan penurunan tajam ini membawa kepada harga minyak di level $60-$70 sekarang ini yang merupakan harga wajar karena fakor demand dan supply, Jika harga turun dari level tersebut, dipastikan akan terjadi pengurangan supply oleh perusahaan minyak karena biaya produksi tidak ekonomis, begitu juga dengan OPEC pasti akan mengambil tidakan untuk memotong pasokan minyak, sehingga harganya akan stabil dan tidak drop lagi, karena akan terbentuk demand dan supply yang seimbang.</p>
<p style="text-align:justify;"> <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/391/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/391/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=391&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/10/18/harga-wajar-komoditas-minyak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_cb_z2009&#038;style=bar&#038;scheme=black&#038;dura=953&#038;end=20081018&#038;width=600&#038;sma1=28&#038;volbars=y&#038;ind1=macd&#038;ind1p1=26&#038;ind1p2=12&#038;ind1p3=9" medium="image">
			<media:title type="html">Commodity Futures Charts</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_wi&#038;style=bar&#038;scheme=black&#038;dura=953&#038;width=600&#038;sma1=28&#038;volbars=y&#038;ind1=macd&#038;ind1p1=26&#038;ind1p2=12&#038;ind1p3=9" medium="image">
			<media:title type="html">Commodity Futures Charts</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_lf&#038;style=bar&#038;scheme=black&#038;dura=953&#038;width=600&#038;sma1=28&#038;volbars=y&#038;ind1=macd&#038;ind1p1=26&#038;ind1p2=12&#038;ind1p3=9" medium="image">
			<media:title type="html">Commodity Futures Charts</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.livecharts.co.uk/daily_charts/chart_producer.php?type_symbol=futures_lo&#038;style=bar&#038;scheme=black&#038;dura=953&#038;width=600&#038;sma1=28&#038;volbars=y&#038;ind1=macd&#038;ind1p1=26&#038;ind1p2=12&#038;ind1p3=9" medium="image">
			<media:title type="html">Commodity Futures Charts</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Big Picture HSI-IHSG-DJIA</title>
		<link>http://roxar.wordpress.com/2008/10/09/big-picture-hsi/</link>
		<comments>http://roxar.wordpress.com/2008/10/09/big-picture-hsi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 14:05:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RoxaR</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saham Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[DJIA]]></category>
		<category><![CDATA[HSI]]></category>
		<category><![CDATA[IHSG]]></category>
		<category><![CDATA[index]]></category>
		<category><![CDATA[teknikal analisis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roxar.wordpress.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Index global mempunyai trend yang sama, bisa dilihat pada index HSI yang dibandingkan dengan IHSG dan DJIA &#8211;oOo&#8211; IHSG candle terakhir menembus support FR 50% di 1547.5 dan ditutup pada level1511.4 Jika penurunan terus berlanjut maka akan meguji support garis trend di 1300. &#8211;oOo&#8211; DJI pada penutupan 8 oktober 2008, mengalami pelemahan sebesar -189.01di 9,258.10 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=377&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>I</strong>ndex global mempunyai trend yang sama, bisa dilihat pada index HSI yang dibandingkan dengan IHSG dan DJIA</p>
<p><span id="more-377"></span></p>
<p><img class="aligncenter" title="HSI" src="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/HSI.png" alt="" width="500" height="355" /></p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p><img class="aligncenter" title="IHSG" src="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/IHSG.png" alt="" width="500" height="335" /></p>
<p>IHSG candle terakhir menembus support FR 50% di 1547.5 dan ditutup pada level1511.4</p>
<p>Jika penurunan terus berlanjut maka akan meguji support garis trend di 1300.</p>
<p style="text-align:center;">&#8211;oOo&#8211;</p>
<p><img class="aligncenter" title="DJIA" src="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/DJI.png" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>DJI pada penutupan 8 oktober 2008, mengalami pelemahan sebesar <span class="chr">-189.01di </span><span>9,258.10</span> <span class="chr">menyentuh level garis trend support I, Support ini cukup kuat untuk mencoba reversal. jika sinyal terus menembus garis trend support I di 9042, akan menguji level garis trend support II di level 8050. Dan support terakhir adalah support garis di 7169.</span></p>
<p>Semoga sebelum menembus garis trend support I bisa reversal.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/roxar.wordpress.com/377/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/roxar.wordpress.com/377/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=roxar.wordpress.com&amp;blog=4681410&amp;post=377&amp;subd=roxar&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roxar.wordpress.com/2008/10/09/big-picture-hsi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/91b057ff1ab37bd80062fe63362502a5?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">RoxaR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/HSI.png" medium="image">
			<media:title type="html">HSI</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/IHSG.png" medium="image">
			<media:title type="html">IHSG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i36.photobucket.com/albums/e34/roxar_2008/DJI.png" medium="image">
			<media:title type="html">DJIA</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
